Selasa, 16 Januari 2018

Broken

Ada hal-hal yang tak bisa kita pastikan di dunia ini. Seberapapun kita berusaha agar rencana yang kita buat berlangsung dengan baik tetap saja ada hal yang bertambah atau bahkan hilang dalam perencanaan kita. Aku sudah berusaha membuat rencana hidupku. Setelah lulus wisuda aku akan menikah dengan orang yang ku cintai. Aku akan jadi ibu rumah tangga yang baik. Hanya sesimpel itu rencana yang ku buat, namun Sang Pencipta berkehendak lain. Aku wisuda namun orang yang ku cintai malah mengakkhiri hubungannya denganku. Aku kecewa, tentu saja. Aku sedih, sudah pasti. Namun aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku pasrah, entahlah. Terkadang aku menyesali pertemuan dengannya. Kenapa kita harus bertemu dan menjalani kisah yang begitu lama hanya untuk berakhir Menyedihkan seperti ini?

Aku membenci cinta karenanya. Aku menutup rapat hatiku untuk cinta yamg baru. Entah mungkin karena aku masih mengharapkannya kembali atau karena aku memang sudah tak percaya cinta itu sendiri. Hampir satu tahun berlalu aku masih tetap saja betah sendiri. Menolak semua pria yang berusaha mendekat. Menjauh dari pergaulan yang akan menghancurkan hatiku yang sudah rapuh. Mereka mengatakan aku pengecut, aku hanya takut jika semua akan terulang lagi. Cukup sekali aku hancur karena cinta.

Memoar : Aku dan Imamku

Sore itu ketika senja menampilkan gradasi warna jingga yang menawan, ditemani deburan ombak dan semilir angin laut nan lembut aku dan ka...